News

200 Kilogram Ikan Sapu-sapu Ditargetkan Ditangkap di Jakarta Utara

Jakarta (KABARIN) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggencarkan upaya pengendalian populasi ikan sapu-sapu. Salah satunya dilakukan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, dengan target penangkapan mencapai 200 kilogram pada Jumat.

“Ketika penangkapan dilakukan, awalnya kami memprakirakan mungkin hanya dapat kurang lebih 150 kg, dan tadi kalau lihat terakhir, pasti saya yakin di atas 200 kg, karena yang dikumpulkan di awal saja sudah 60 kg lebih,” kata Pramono di Jakarta Utara, Jumat.

Menariknya, penangkapan ikan sapu-sapu ini tidak hanya dilakukan di Jakarta Utara. Kegiatan serupa juga digelar secara serentak di lima wilayah lain di Jakarta.

Di Jakarta Timur, misalnya, pemerintah kota setempat berhasil menangkap hingga 763 kilogram ikan sapu-sapu dalam operasi yang berlangsung di 10 kecamatan.

Sementara itu, Jakarta Selatan memasang target yang jauh lebih besar. Pemerintah Kota Jakarta Selatan menargetkan penangkapan hingga lima ton ikan sapu-sapu dalam kegiatan yang dipusatkan di kawasan Setu Babakan, Jagakarsa, pada hari yang sama.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Haeru Rahayu, menyebut metode penangkapan manual masih menjadi cara paling efektif untuk mengendalikan populasi ikan ini.

Ia juga mengungkapkan bahwa KKP saat ini tengah menyiapkan regulasi yang lebih aplikatif untuk menangani persoalan ikan sapu-sapu.

“KKP saat ini sedang menyiapkan software-nya, dalam bentuk Peraturan Menteri sudah ada yang Nomor 19 Tahun 2020, dan saat ini sedang dilakukan revisi supaya bisa lebih aplikatif dalam rangka pengendalian populasi ikan sapu-sapu,” ungkap Haeru.

Haeru menegaskan, KKP siap berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, agar upaya pengendalian populasi ikan sapu-sapu bisa berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Langkah ini jadi bagian dari upaya menjaga ekosistem perairan tetap seimbang, mengingat ikan sapu-sapu dikenal sebagai spesies invasif yang bisa mengganggu habitat ikan lokal.

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: